Salah seorang sahabat -raḍiallāhu 'anhum- meminta kepada Nabi ﷺ agar ditunjukkan pada sesuatu yang akan berguna baginya. Beliau lantas memerintahkannya agar tidak marah. Maksudnya adalah agar dia menjauhi sebab-sebab yang dapat memicu amarahnya serta mengendalikan diri ketika dihinggapi amarah, yaitu dia tidak boleh terbawa amarahnya sampai membunuh, memukul, mencaci atau lain sebagainya. Laki-laki tersebut mengulang permintaannya beberapa kali, tetapi beliau ﷺ tidak memberikannya wasiat lebih dari mengatakan "janganlah engkau marah."
- 1- Peringatan terhadap marah dan sebab-sebabnya; karena marah mengumpulkan semua keburukan, sedangkan menjaga diri dari marah mengumpulkan semua kebaikan.
- 2- Marah karena Allah seperti marah ketika larangan Allah dilanggar termasuk marah yang terpuji.
- 3- Mengulang-ulang perkataan ketika dibutuhkan supaya orang yang mendengar paham dan mengetahui urgensinya.
- 4- Keutamaan meminta wasiat pada orang berilmu.
صحيح البخاري (8/ 28) (6116). التحفة الربانية في شرح الأربعين حديثًا النووية (ص36). شرح الأربعين النووية، لابن عثيمين (ص181). فتح القوي المتين في شرح الأربعين وتتمة الخمسين، للعباد (ص64). المعجم الوسيط، (2/ 1038). تاج العروس من جواهر القاموس، للزبيدي (3/ 485).