Makna hadis : "Membaca Subḥānallāh bagi laki-laki dan tepuk tangan bagi perempuan." Dalam riwayat Muslim terdapat tambahan redaksi, "dalam salat." Maksudnya, bahwa siapapun yang merasakan sesuatu ketika sedang salat yang mengharuskan dia mengingatkan orang lain, seperti mengingatkan imam akan kesalahannya dalam salat, melihat orang buta yang mendekati sumur, memberi izin tamu masuk rumah, atau orang yang salat ingin memberiahukan sesuatu kepada orang lain, maka hendaknya mengucapkan, "Subḥānallāh". Untuk memberitahukan bahwa dia ingin mengingatkan atas kesalahannya. Ini berlaku untuk laki-laki. Adapun seorang wanita yang mengalami sesuatu saat salat jamaah, maka untuk mengingatkan (orang lain) cukup dengan menepuk tangannya. Semua ini untuk menjauhkan salat dari ucapan-ucapan yang tidak termasuk bagian dari salat, karena salat adalah sarana berinteraksi dengan Allah. Katika ada hal yang membutuhkan ucapan, maka disyariatkan sesuatu yang sejenis dengan ucapan-ucapan dalam salat, yaitu membaca tasbih.
صحيح البخاري، محمد بن إسماعيل البخاري الجعفي، تحقيق: محمد زهير الناصر، دار طوق النجاة (مصورة عن السلطانية بإضافة ترقيم: محمد فؤاد عبد الباقي)، الطبعة: الأولى 1422هـ. صحيح مسلم، مسلم بن الحجاج القشيري النيسابوري، تحقيق محمد فؤاد عبد الباقي، دار إحياء التراث العربي، بيروت، الطبعة: 1423هـ. توضيح الأحكام شرح بلوغ المرام، عبد الله بن عبد الرحمن البسام، مكتبة الأسدي، مكة المكرمة، الطبعة الخامِسَة، 1423هـ، 2003 م. تسهيل الإلمام بفقه الأحاديث من بلوغ المرام، صالح بن فوزان بن عبد الله الفوزان، اعتنى بإخراجه عبدالسلام بن عبد الله السليمان، الرسالة، بيروت، الطبعة: الأولى 1427هـ، 2006م.