Menjual ruṭab (kurma muda) yang masih di batangnya dengan kurma kering hukum asalnya haram, karena terdapat ketidaktahuan tentang kesamamaan kedua jenis barang tersebut, tetapi dalam hal ini dikecualikan jual beli 'ariyah, yaitu menukarkan kurma muda yang masih di pohonnya dengan kurma kering dengan syarat-syarat tertentu, di antaranya: jumlahnya kurang dari lima wasaq. Pada zaman dahulu, uang dinar dan dirham sangat sedikit. Ketika datang musim ruṭab (kurma muda) dan (masa) memakan buah-buahan, di Madinah banyak orang yang membutuhkannya, sementara mereka tidak memiliki uang untuk membelinya. Lantas dibolehkan bagi mereka untuk menukar kurma muda dengan kurma kering untuk dinikmati dan dikonsumsi dalam keadaan basah. Hal itu dilakukan dengan tetap mempertimbangkan kesamaan bobot keduanya jika buah kurma itu menjadi kering nantinya, yaitu dengan menaksirnya. Jadi 'araya merupakan pengecualian dalam keharaman muzābanah.
- صحيح البخاري، للإمام أبي عبد الله محمد بن إسماعيل البخاري، عناية محمد زهير الناصر، دار طوق النجاة، الطبعة الأولى، 1422هـ. - صحيح مسلم، للإمام مسلم بن الحجاج، حققه ورقمه محمد فؤاد عبد الباقي، دار عالم الكتب - الرياض، الطبعة الأولى، 1417هـ. - الإلمام بشرح عمدة الأحكام، للشيخ إسماعيل الأنصاري -مطبعة السعادة- الطبعة الثانية، 1392ه. - تيسير العلام شرح عمدة الأحكام، عبد الله البسام، تحقيق محمد صبحي حسن حلاق -مكتبة الصحابة- الشارقة، الطبعة العاشرة، 1426ه.