Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Syarat-syarat Jual Beli

1 hadis

Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang harga (keuntungan menjual) anjing, upah pelacuran dan ongkos seorang dukun.

عن أبي مسعود رضي الله عنه «أن رسول الله صلى الله عليه وسلم نهى عن ثمن الكلب، ومَهْرِ البغي، وحُلْوَانِ الكَاهِنِ».
Dari Abu Mas'ūd -raḍiyallāhu 'anhu- bahwasanya Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melarang harga (keuntungan menjual) anjing, upah pelacuran dan ongkos seorang dukun.
Muttafaq 'alaihDerajatHadis sahih
Penjelasan

Untuk mengais rezeki, terdapat cara-cara yang mulia, terhormat dan baik; Allah menetapkannya sebagai pengganti dari cara-cara yang keji dan rendah. Maka ketika cara-cara yang pertama telah mencukupi (sehingga tidak perlu menoleh pada) cara-cara yang kedua, juga karena mafsadah yang ada pada cara yang kedua begitu besar dan tidak seimbang dengan manfaat yang diberikannya, syariat pun mengharamkan cara-cara yang keji tersebut, di antaranya adalah 3 bentuk muamalah ini: 1. Harga (keuntungan menjual) anjing; karena anjing itu jijik dan najis. 2. Begitu pula upah yang diambil oleh seorang pelacur dari pelacurannya, yang menyebabkan kerusakan agama dan dunia. 3. Termasuk juga apa yang diterima oleh pelaku perdukunan dan kesesatan, yang mengaku mengetahui hal gaib dan pengaturan alam semesta. Mereka menipu manusia dengan kebatilannya untuk mengambil harta mangsanya, hingga mereka pun memakannya dengan cara batil. Semua ini adalah cara-cara keji yang diharamkan, tidak boleh dilakukan dan menerima upah dari mereka, dan Allah telah menggantinya dengan cara-cara yang mubah dan mulia.

Rujukan

- صحيح البخاري، للإمام أبي عبد الله محمد بن إسماعيل البخاري، عناية محمد زهير الناصر، دار طوق النجاة، الطبعة الأولى، 1422هـ. - صحيح مسلم، للإمام مسلم بن الحجاج، حققه ورقمه محمد فؤاد عبد الباقي، دار عالم الكتب - الرياض، الطبعة الأولى، 1417هـ. - فتح ذي الجلال والإكرام بشرح بلوغ المرام، للشيخ ابن عثيمين- المكتبة الإسلامية، القاهرة، تحقيق صبحي رمضان وأم إسراء بيومي، الطبعة الأولى، 1427ه. - الإلمام بشرح عمدة الأحكام، للشيخ إسماعيل الأنصاري -مطبعة السعادة- الطبعة الثانية، 1392ه. - تيسير العلام شرح عمدة الأحكام، عبد الله البسام، تحقيق محمد صبحي حسن حلاق -مكتبة الصحابة- الشارقة، الطبعة العاشرة، 1426ه.

Hadis ini di HadeethEnc.com

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com