No. 6620Kitab 82, no. 26
حَدَّثَنَا أَبُو النُّعْمَانِ، أَخْبَرَنَا جَرِيرٌ ـ هُوَ ابْنُ حَازِمٍ ـ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ، عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ، قَالَ رَأَيْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ الْخَنْدَقِ يَنْقُلُ مَعَنَا التُّرَابَ وَهْوَ يَقُولُ " وَاللَّهِ لَوْلاَ اللَّهُ مَا اهْتَدَيْنَا، وَلاَ صُمْنَا وَلاَ صَلَّيْنَا، فَأَنْزِلَنْ سَكِينَةً عَلَيْنَا، وَثَبِّتِ الأَقْدَامَ إِنْ لاَقَيْنَا، وَالْمُشْرِكُونَ قَدْ بَغَوْا عَلَيْنَا، إِذَا أَرَادُوا فِتْنَةً أَبَيْنَا".
Telah menceritakan kepada kami [Abu Nu'man] telah memberitakan kepada kami [Jarir ibnu Jazim] dari [Abu Ishaq] dari [Al Barra` bin 'Azib] menuturkan; aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam di perang Khandaq memindahkan tanah-tanah bersama kami seraya melantunkan bait syair; "Demi Allah, kalaulah Allah tidak memberi kami petunjuk, kami tidak puasa dan tidak pula shalat, maka turunkanlah ketenangan bagi kami, kokohkanlah kaki-kaki kami jika kami bertemu musuh, musuh musyrikin telah sewenang-wenang terhadap kami, kalaulah mereka ingin mengganggu kami, kami menolaknya
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.