Langsung ke konten
Sahih al-Bukhari

No. 1935

No. 1935Kitab 30, no. 42
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُنِيرٍ، سَمِعَ يَزِيدَ بْنَ هَارُونَ، حَدَّثَنَا يَحْيَى ـ هُوَ ابْنُ سَعِيدٍ ـ أَنَّ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ الْقَاسِمِ، أَخْبَرَهُ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ جَعْفَرِ بْنِ الزُّبَيْرِ بْنِ الْعَوَّامِ بْنِ خُوَيْلِدٍ، عَنْ عَبَّادِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الزُّبَيْرِ، أَخْبَرَهُ أَنَّهُ، سَمِعَ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ تَقُولُ إِنَّ رَجُلاً أَتَى النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ إِنَّهُ احْتَرَقَ‏.‏ قَالَ ‏"‏ مَالَكَ ‏"‏‏.‏ قَالَ أَصَبْتُ أَهْلِي فِي رَمَضَانَ‏.‏ فَأُتِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِمِكْتَلٍ، يُدْعَى الْعَرَقَ فَقَالَ ‏"‏ أَيْنَ الْمُحْتَرِقُ ‏"‏‏.‏ قَالَ أَنَا‏.‏ قَالَ ‏"‏ تَصَدَّقْ بِهَذَا ‏"‏‏.‏
Telah menceritakan kepada kami ['Abdullah bin Munir] dia mendengar [Yazid bin Harun] (berkata,), telah menceritakan kepada kami [Yahya], dia adalah anaknya Sa'id bahwa ['Abdurrahman bin Al Qasim] mengabarkannya dari [Muhammad bin Ja'far bin Az Zubair bin Al 'Awam bin Khuwaylid] dari ['Abbad bin 'Abdullah bin Az Zubair] mengabarkan kepadanya bahwa dia mendengar ['Aisyah radliallahu 'anha] berkata: "Ada seorang laki-laki datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam lalu berkata, "Wah aku terbakar!". Beliau bertanya: "Maksudmu, Ada apa denganmu?". Orang itu menjawab: "Aku telah berhubungan dengan isteriku pada siang hari di bulan Ramadhan". Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dibawakan sekeranjang kurma, maka Beliau berkata: "Mana orang yang celaka itu?". Orang itu menjawab: "Aku". Maka Beliau berkata: "Bershadaqahlah dengan kurma ini

Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 30 · Fasting

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.