Al-Israa
Ini adalah sebuah tafsir dalam bahasa selain bahasa Arab sebagaimana ada pada Quranic Universal Library (QUL, oleh Tarteel), diambil melalui salinan terbuka data QUL yang disimpan spa5k/tafsir_api. Catatan QUL tidak menyebutkan siapa yang menulis atau menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan lisensi untuk teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks dariQuranic Universal Libraryspa5k/tafsir_apiMITdiambil 2026-10-21
وَيَدْعُ ٱلْإِنسَـٰنُ بِٱلشَّرِّ دُعَآءَهُۥ بِٱلْخَيْرِ ۖ وَكَانَ ٱلْإِنسَـٰنُ عَجُولًا 11
11- İnsan hayra dua ettiği gibi şerre de dua eder. İnsan pek acelecidir.
11. Bu, insanın bilgisizliğinden ve aceleciliğindendir. Çünkü insan, kızdığı vakit kendisinin veya çoluk-çocuğunun aleyhine olacak kötü şeyler isteyerek beddua eder. Ve tıpkı hayır duada acele ettiği gibi bu konuda da acele eder. Fakat Yüce Allah, lütfu dolayısı ile hayır duaları kabul etmekle birlikte bu tür kötülük isteyen bedduaları hemen kabul etmez:“Eğer Allah insanlara -hayrı çabucak istedikleri gibi- şerri de çabucak verseydi, elbette onların ecellerine hükmedilirdi.”(Yunus, 10/11)