At-Tawba
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّمَا ٱلسَّبِيلُ عَلَى ٱلَّذِينَ يَسْتَـْٔذِنُونَكَ وَهُمْ أَغْنِيَآءُ ۚ رَضُوا۟ بِأَن يَكُونُوا۟ مَعَ ٱلْخَوَالِفِ وَطَبَعَ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ 93
{93} "Hakika njia ya lawama" inaelekezwa kwa “wale wanaokuomba ruhusa wasiende vitani ilhali wao ni matajiri” wenye uwezo wa kutoka na hawana udhuru wowote. Basi hawa “Waliridhia” nafsi zao na dini yao “kwamba wawe pamoja na wanaosalia nyuma” kama vile wanawake, na watoto na mfano wao. "Na" waliiridhia hali hii kwa sababu Mwenyezi Mungu aliziba "mioyo yao." Yaani, aliiba kwa hivyo haiingiwi na heri yoyote wala hawahisi masilahi yao ya kidini na ya kidunia. “kwamba wawe pamoja na wanaosalia nyuma” adhabu yao kwa yale waliyoyafanya.