Al-A'raaf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
أَيُشْرِكُونَ مَا لَا يَخْلُقُ شَيْـًٔا وَهُمْ يُخْلَقُونَ 191 وَلَا يَسْتَطِيعُونَ لَهُمْ نَصْرًا وَلَآ أَنفُسَهُمْ يَنصُرُونَ 192
{191 - 192} Lakini jambo likawa kinyume, kwa hivyo wakamshirikisha Mwenyezi Mungu "kisichoumba kitu, hali ya kuwa wao wanaoumbwa. Wala hawawezi kuwanusuru;" yaani, wale wanaowaabudu "wala wao wenyewe hawajinusuru." Basi ikiwa haviumbi kitu hata uzito wa chembe, bali hivyo vimeumbwa, wala haviwezi kuzuia machukizo dhidi ya yule anayeviabudu, wala hata hivyo vyenyewe, basi vipi vinafanywa miungu pamoja na Mwenyezi Mungu? Haya si chochote isipokuwa ni dhuluma kubwa zaidi ya dhuluma zote, na upumbavu mkubwa zaidi ya upumbavu wote.