Al-Jumu'a
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَإِذَا قُضِيَتِ ٱلصَّلَوٰةُ فَٱنتَشِرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَٱبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِ ٱللَّهِ وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ كَثِيرًا لَّعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ 10
{10} Hii ni amri ya kuacha kuuza wakati wa sala; "Na itakapokwisha Sala, tawanyikeni katika nchi" ili kutafuta machumo na biashara. Na kwa kuwa kujishughulisha na biashara ni jambo lenye uwezekano mkubwa wa kumfanya mtu kughafilika kumkumbuka Mwenyezi Mungu, Mwenyezi Mungu aliamuru atajwe kwa wingi; ili hilo litengenezwe na hili. Akasema: "na mkumbukeni Mwenyezi Mungu kwa wingi." Yaani, mnapokuwa mmesimama, mmekaa, na mmelala kwa ubavu, "ili mpate kufanikiwa." Kwani kumkumbuka Mwenyezi Mungu kwa wingi ndiyo sababu kuu ya kufaulu.