Al-Waaqia
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
نَحْنُ خَلَقْنَـٰكُمْ فَلَوْلَا تُصَدِّقُونَ 57
{57} Kisha akataja ushahidi wa kiakili juu ya suala la kufufuliwa wafu, akasema: "Sisi tumekuumbeni; basi hamsadiki?" Yaani, Sisi ndio tuliokuumbeni baada ya kutokuwa kitu cha kutajwa, bila ya kutoshindwa wala uchovu. Basi je, mwenye uwezo wa kufanya hivi hawezi kufufua wafu. La hasha! Anaweza. Hakika Yeye ni muweza mno wa kila kitu. Basi ndiyo maana akawakemea kwa kutosadiki ufufuo ilhali wanaona yale ambayo ni makubwa zaidi ya hilo.