Al-Maaida
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
قَالَ رَبِّ إِنِّى لَآ أَمْلِكُ إِلَّا نَفْسِى وَأَخِى ۖ فَٱفْرُقْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ ٱلْقَوْمِ ٱلْفَـٰسِقِينَ 25
25. Basi Musa, amani iwe juu yake, alipoona kupanda kwao kichwa dhidi yake, "Akasema, Mola wangu Mlezi! Hakika mimi similiki isipokuwa nafsi yangu na kaka yangu." Yaani hawatutii juu ya kupigana nao, nami si jabari juu ya watu hawa. "Basi tutenge na hawa watu wapotovu," yaani, hukumu baina yetu na wao kwa kuwateremshia adhabu inayohitajiwa na hekima yako. Na hili liliashiria kuwa maneno yao na vitendo vyao ni miongoni mwa madhambi makubwa yanayopelekea kutoka katika mipaka.