Saad
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَلَقَدْ فَتَنَّا سُلَيْمَـٰنَ وَأَلْقَيْنَا عَلَىٰ كُرْسِيِّهِۦ جَسَدًا ثُمَّ أَنَابَ 34
{34} "Na tulimtia katika mtihani Suleiman" kwa kumuondolea ufalme wake na kumuweka mbali nao, kwa sababu ya kosa alilofanya kulingana na maumbile ya asili ya kibinadamu. "Na tukauweka mwili juu ya kiti chake." Yaani shetani, ambaye Mwenyezi Mungu alipitisha na akamuweka kuketi juu ya kiti cha enzi cha ufalme wake na akawa anauendesha ufalme wake katika kipindi alichokuwa Suleiman ametiwa katika mtihani. "Kisha" Suleiman "akarejea" kwa Mwenyezi Mungu, na kutubu.