As-Saaffaat
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَأَرْسَلْنَـٰهُ إِلَىٰ مِا۟ئَةِ أَلْفٍ أَوْ يَزِيدُونَ 147 فَـَٔامَنُوا۟ فَمَتَّعْنَـٰهُمْ إِلَىٰ حِينٍ 148
{147 - 148} Kisha akamfanyia upole mwingine, na akampa neema kubwa ambayo ni kwamba alimtuma "kwa watu laki moja au zaidi." Kwa hivyo, akawalingania kwa Mwenyezi Mungu Mtukufu na "wakaamini," naye akalipwa kwa sababu ya hilo kwa kuwa yeye ndiye aliyewalingania. "Na tukawastarehesha kwa muda." Hilo lilikuwa kwa sababu Mwenyezi Mungu aliwaondolea adhabu baada ya sababu zake kutokuwepo. Amesema Mwenyezi Mungu Mtukufu: "Kwa nini usiwepo mji mmoja ukaamini na Imani yake ikawafaa - isipokuwa kaumu ya Yunus? Waliamini na Sisi tukawaondolea adhabu ya hizaya katika maisha ya dunia, na tukawastarehesha kwa muda."