Al-Anbiyaa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
مَآ ءَامَنَتْ قَبْلَهُم مِّن قَرْيَةٍ أَهْلَكْنَـٰهَآ ۖ أَفَهُمْ يُؤْمِنُونَ 6
{6} Mwenyezi Mungu akasema, "Hawakuamini kabla yao watu wa mji wowote tuliouangamiza" kwa ishara hizi walizozipendekeza wao. Na desturi yake inahitaji kwamba yeyote atakayezitafuta, kisha akazipata, na asiamini, kwamba anamharakishia adhabu. Na wa mwanzo hawakuziamini, basi je hawa ndio wataziamini? Ni nini kilichowafanya wao kuwa bora kuliko wale? Na kuna heri gani ndani yao ambayo itawafanya waamini wakati zitakapopatikana? Na mbinu hii ya kuuliza swali ina maana ya kukanusha. Yaani, kamwe hilo haliwezekani kutoka kwao abadani.