Taa-Haa
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَأَكَلَا مِنْهَا فَبَدَتْ لَهُمَا سَوْءَٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ ٱلْجَنَّةِ ۚ وَعَصَىٰٓ ءَادَمُ رَبَّهُۥ فَغَوَىٰ 121
{121} Akamjia kwa namna ya mshauri, na kusema naye kwa wema. Basi Adam akahadaiwa naye, na wakala matunda ya mti huo, ukaangukia mikononi mwao, na nguo zao zikaanguka, na ukadhihiri uasi wao, na kila mmoja akauona uchi wa mwenziwe baada ya wao kufichwa kuuona. Wakaanza kujifunika kwa majani ya miti ya Peponi ili kujisitiri. Walifikwa na aibu, ambayo Mwenyezi Mungu ndiye Mjuzi wake. ''Adamu alimuasi Mola wake na akapotea njia.'' Basi wakafanya haraka kutubia na kutaka msamaha, na wakasema: