Hud
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
قَالَ سَـَٔاوِىٓ إِلَىٰ جَبَلٍ يَعْصِمُنِى مِنَ ٱلْمَآءِ ۚ قَالَ لَا عَاصِمَ ٱلْيَوْمَ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ إِلَّا مَن رَّحِمَ ۚ وَحَالَ بَيْنَهُمَا ٱلْمَوْجُ فَكَانَ مِنَ ٱلْمُغْرَقِينَ 43
43. Lakini mwanawe akasema, akimkadhibisha baba yake alipomwambia ya kwamba hataokoka isipokuwa yule aliyepanda safina [pamoja naye]. "Nitakimbilia mlimani unilinde na maji." Yaani, nitapanda mlima fulani ili nijikinge nao kutokana na maji hayo. Basi Nuhu akasema: Leo hakuna wa kulindwa na amri ya Mwenyezi Mungu isipokuwa yule aliyemrehemu mwenyewe." Basi hakuna mlima wowote utakaomkinga yeyote wala kinginecho, hata kama atachukua sababu kubwa zaidi atakazoweza, basi hataweza kuokoka ikiwa Mwenyezi Mungu hatamwokoa. "Na wimbi likawatenganisha, basi akawa" mwanawe huyo "katika waliozama."