Yunus
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَلَوْ أَنَّ لِكُلِّ نَفْسٍ ظَلَمَتْ مَا فِى ٱلْأَرْضِ لَٱفْتَدَتْ بِهِۦ ۗ وَأَسَرُّوا۟ ٱلنَّدَامَةَ لَمَّا رَأَوُا۟ ٱلْعَذَابَ ۖ وَقُضِىَ بَيْنَهُم بِٱلْقِسْطِ ۚ وَهُمْ لَا يُظْلَمُونَ 54
{54} "Na" atakapokuwa siku ya Qiyama, basi lau "kuwa itamiliki kila nafsi iliyodhulumu" kwa ukafiri na maasia vyote vilivyomo katika ardhi kama vile dhahabu, fedha na vitu vinginevyo, ili ajikomboe kwavyo kutokana na adhabu ya Mwenyezi Mungu. "Basi bila ya shaka ingejikomboa kwavyo" lakini hilo halingelimnufaisha kwa maana manufaa, madhara, malipo na adhabu ni juu ya matendo mema na mabaya. "Na wataficha," yaani, wale waliodhulumu, "majuto watakapoiona adhabu." Yaani, watajuta kwa yale waliyoyatanguliza, lakini wakati wa kuokoka ulikwisha pita. "Na itahukumiwa baina yao kwa uadilifu;" yaani, kwa uadilifu kamili ambao hauna dhuluma yoyote ndani yake wala ukandamizaji kwa namna yoyote ile.