As-Saaffaat
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَبَشَّرْنَـٰهُ بِغُلَـٰمٍ حَلِيمٍ 101
(101) Безусловно, речь идет о пророке Исмаиле, потому что благая весть о рождении Исхака упоминается лишь в 112-ом аяте. Всевышний сказал: «Жена его, стояв- шая за завесой, рассмеялась. Тогда Мы сообщили ей радостную весть об Исхаке (Исааке), а вслед за Исхаком (Исааком) — о Йакубе (Иакове)» (11:71). Из всего этого, а также из последующих аятов становится ясно, что пророк Ибрахим соби- рался предать закланию именно Исмаила. Всевышний назвал Исмаила кротким, и этот замечательный эпитет свидетельствует о терпении, выдержке, благонра- вии, великодушии и снисходительности старшего сына Ибрахима.