Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Qadr
Surah 97

Al-Qadr

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 1

إِنَّآ أَنزَلْنَـٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ 1

(1) Allah سبحانه وتعالى berfirman menjelaskan keutamaan al-Qur`an dan tingginya derajat al-Qur`an. ﴾ إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ ﴿ "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (al-Qur`an) pada malam kemuliaan." Ini semakna dengan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةٖ مُّبَٰرَكَةٍۚ ﴿ "Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi." (Ad-Dukhan: 3). Hal itu karena Allah سبحانه وتعالى mulai menurunkan al-Qur`an di bulan Ramadhan pada malam qadar, dengannya Allah سبحانه وتعالى merahmati seluruh hamba secara umum yang tidak mampu dihargai oleh manusia. Disebut malam qadar karena agungnya kemuliaan malam itu dan keutamaannya di sisi Allah سبحانه وتعالى, karena pada malam itu Allah سبحانه وتعالى menentukan ajal, rizki, dan ketentuan-ketentuan takdir selama satu tahun.