Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Alaq
Surah 96

Al-Alaq

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 3–5

ٱقْرَأْ وَرَبُّكَ ٱلْأَكْرَمُ 3 ٱلَّذِى عَلَّمَ بِٱلْقَلَمِ 4 عَلَّمَ ٱلْإِنسَـٰنَ مَا لَمْ يَعْلَمْ 5

(3-5) Kemudian Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ ٱقۡرَأۡ وَرَبُّكَ ٱلۡأَكۡرَمُ ﴿ "Bacalah, dan Rabbmulah Yang Paling Pemurah," yakni Yang banyak dan luas sifatNya, sangat pemurah dan baik, luas dermaNya yang di antara-nya adalah mengajarkan berbagai macam ilmu dan ﴾ عَلَّمَ بِٱلۡقَلَمِ 4 عَلَّمَ ٱلۡإِنسَٰنَ مَا لَمۡ يَعۡلَمۡ 5 ﴿ "mengajar (manusia) dengan perantaraan pena. Dia mengajar-kan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya," Allah سبحانه وتعالى mengeluar-kan manusia dari perut ibunya dalam keadaan tidak mengetahui apa pun dan Allah سبحانه وتعالى membuatkan pendengaran, penglihatan dan hati serta mempermudah baginya sebab-sebab ilmu. Allah سبحانه وتعالى me-ngajarkan al-Qur`an, al-Hikmah (hadits) dan mengajarkan melalui perantara pena yang dengannya berbagai ilmu terpelihara, hak-hak terjaga, dan menjadi utusan-utusan untuk manusia sebagai peng-ganti bahasa lisan mereka. Segala puji dan karunia hanya milik Allah سبحانه وتعالى semata yang diberikan pada para hambaNya yang tidak mampu mereka balas dan syukuri. Kemudian Allah سبحانه وتعالى menganu-gerahkan kecukupan dan keluasan rizki kepada mereka.