At-Tawba
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
لَوْ كَانَ عَرَضًا قَرِيبًا وَسَفَرًا قَاصِدًا لَّٱتَّبَعُوكَ وَلَـٰكِنۢ بَعُدَتْ عَلَيْهِمُ ٱلشُّقَّةُ ۚ وَسَيَحْلِفُونَ بِٱللَّهِ لَوِ ٱسْتَطَعْنَا لَخَرَجْنَا مَعَكُمْ يُهْلِكُونَ أَنفُسَهُمْ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ إِنَّهُمْ لَكَـٰذِبُونَ 42
(42) ﴾ لَوۡ كَانَ ﴿ "Kalau", keluarnya mereka itu untuk mencari keuntungan yang mudah untuk didapatkan atau manfaat dunia yang mudah untuk diraih, atau bepergiannya adalah, ﴾ وَسَفَرٗا قَاصِدٗا ﴿ "Perjalanan yang tidak berapa jauh," yakni mudah lagi dekat, ﴾ لَّٱتَّبَعُوكَ ﴿ "pastilah mereka mengikutimu", karena tidak adanya kesulitan yang berarti. ﴾ وَلَٰكِنۢ بَعُدَتۡ عَلَيۡهِمُ ٱلشُّقَّةُۚ ﴿ "Tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka." Jaraknya bagi mereka adalah jauh. Perjalanan-nya bagi mereka adalah sulit. Oleh karena itu, mereka merasa berat untuk mengikutimu. Ini bukanlah tanda penghambaan, akan tetapi seorang hamba yang hakiki yang benar-benar beribadah kepada Allah dalam kondisi apa pun, yang menunaikan semua ibadah baik yang mudah maupun yang berat, maka dialah hamba Allah dalam kondisi apa pun. ﴾ وَسَيَحۡلِفُونَ بِٱللَّهِ لَوِ ٱسۡتَطَعۡنَا لَخَرَجۡنَا مَعَكُمۡ ﴿ "Mereka akan ber-sumpah dengan (nama) Allah, 'Jikalau kami sanggup tentulah kami ber-angkat bersama-samamu'." Yakni mereka akan bersumpah bahwa tidak keluarnya mereka disebabkan oleh suatu alasan, dan bahwa mereka memang tidak mampu melakukan itu. ﴾ يُهۡلِكُونَ أَنفُسَهُمۡ ﴿ "Mereka membinasakan diri mereka sendiri", dengan duduk, berpangku tangan, berdusta, dan mengatakan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenya-taannya. ﴾ وَٱللَّهُ يَعۡلَمُ إِنَّهُمۡ لَكَٰذِبُونَ ﴿ "Dan Allah mengetahui bahwa sesungguh-nya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta." Sindiran ini hanyalah untuk orang-orang munafik yang tidak berpartisipasi bersama Nabi ﷺ dalam perang Tabuk, lalu mereka menyampaikan alasan-alasan dusta, maka Nabi ﷺ memaafkan me-reka hanya dengan alasan yang mereka sampaikan, tanpa menguji mereka agar diketahui yang berdusta dan yang jujur, oleh karena itu Allah menegur Rasulullah atas ketergesa-gesaan beliau dalam memaklumi mereka.