At-Tawba
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِلَّ قَوْمًۢا بَعْدَ إِذْ هَدَىٰهُمْ حَتَّىٰ يُبَيِّنَ لَهُم مَّا يَتَّقُونَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ 115
(115) Yakni, bahwa Allah تعالى jika memberi nikmat hidayah kepada suatu kaum, dan Dia memerintahkan mereka meniti jalan yang lurus, maka Dia تعالى menyempurnakan kebaikanNya kepada mereka, serta menjelaskan kepada mereka segala apa yang mereka perlukan dan butuhkan. Dia tidak membiarkan mereka dalam ke-adaan sesat dan tidak mengetahui perkara agama mereka. Ini me-ngandung dalil atas kesempurnaan rahmatNya dan bahwa syariat-Nya meliputi segala apa yang dibutuhkan oleh manusia dalam ma-salah pokok-pokok maupun cabang-cabangnya. Ada kemungkinan bahwa maksud dari hal itu adalah, ﴾ وَمَا كَانَ ٱللَّهُ لِيُضِلَّ قَوۡمَۢا بَعۡدَ إِذۡ هَدَىٰهُمۡ حَتَّىٰ يُبَيِّنَ لَهُم مَّا يَتَّقُونَۚ ﴿ "Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum, sesudah Allah memberi petunjuk kepada mereka hingga dijelaskan-Nya kepada mereka apa yang harus mereka jauhi." Jika Allah menjelas-kan apa yang mesti mereka hindari, lalu mereka tidak tunduk kepa-daNya, maka Dia menghukum mereka dengan kesesatan sebagai balasan atas penolakan mereka terhadap kebenaran yang jelas. Na-mun kemungkinan tafsir yang pertama itu lebih utama. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ بِكُلِّ شَيۡءٍ عَلِيمٌ ﴿ "Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." Karena ilmuNya yang sempurna dan menyeluruh, Dia mengajarkan kepa-damu apa yang tidak kamu ketahui dan menjelaskan apa yang bermanfaat bagimu.