Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Muddaththir
Surah 74

Al-Muddaththir

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 7

وَلِرَبِّكَ فَٱصْبِرْ 7

(7) ﴾ وَلِرَبِّكَ فَٱصۡبِرۡ 7 ﴿ "Dan untuk (memenuhi perintah) Rabbmu, bersabarlah," dan berharaplah pahala Allah سبحانه وتعالى dengan kesabaranmu itu dan niatkanlah untuk Allah سبحانه وتعالى. Rasulullah a melaksanakan perintah Rabbnya dan bersegera menunaikannya. Rasulullah a memberikan peringatan pada manu-sia dan menjelaskan tuntutan-tuntutan ilahi pada mereka disertai dengan ayat-ayat yang jelas. Rasulullah a mengagungkan Allah سبحانه وتعالى dan menyeru manusia agar mengagungkanNya, membersihkan perbuatan-perbuatan lahir dan batin dari segala keburukan, me-ninggalkan segala sesuatu yang disembah selain Allah سبحانه وتعالى dan yang disembah bersama Allah سبحانه وتعالى berupa patung dan keburukan beserta para penganutnya. Rasulullah a memiliki pemberian agung pada manusia setelah karunia Allah سبحانه وتعالى tanpa mengharapkan balasan atau kata terima kasih dari mereka. Rasulullah a bersabar demi Rabbnya dengan kesabaran paling sempurna, bersabar dalam melakukan ketaatan, bersabar dalam meninggalkan kemaksiatan, bersabar atas takdirNya yang menyakitkan, hingga Rasulullah a mengungguli para rasul lain yang juga memiliki keteguhan hati. Semoga kesejahteraan dan keselamatan selalu tercurah bagi beliau dan seluruh sahabat beliau.