Nooh
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّآ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِۦٓ أَنْ أَنذِرْ قَوْمَكَ مِن قَبْلِ أَن يَأْتِيَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ 1
Dalam surat ini Allah سبحانه وتعالى hanya menyebutkan kisah Nabi Nuh saja, karena lamanya Nabi Nuh berada di tengah kaumnya serta berulang-ulangnya Nabi Nuh menyeru mereka untuk bertauhid dan melarang kesyirikan.
(1) Allah سبحانه وتعالى memberitahukan bahwa Dia mengutus Nabi Nuh عليه السلام pada kaumnya sebagai rahmat bagi mereka serta sebagai ancaman untuk mereka dari siksaan yang pedih karena tidak ingin mereka terus-menerus berada dalam kekufuran, yang akan menye-babkan Allah سبحانه وتعالى membinasakan dan menyiksa mereka dengan azab yang abadi.