Al-A'raaf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ٱلَّذِىٓ ءَاتَيْنَـٰهُ ءَايَـٰتِنَا فَٱنسَلَخَ مِنْهَا فَأَتْبَعَهُ ٱلشَّيْطَـٰنُ فَكَانَ مِنَ ٱلْغَاوِينَ 175
(175) Allah تعالى berfirman kepada NabiNya ﷺ, ﴾ وَٱتۡلُ عَلَيۡهِمۡ نَبَأَ ٱلَّذِيٓ ءَاتَيۡنَٰهُ ءَايَٰتِنَا ﴿ "Dan bacakanlah kepada mereka berita orang yang telah Kami berikan kepadanya ayat-ayat Kami (pengetahuan tentang isi al-Kitab)." Yakni Kami mengajarkan kepadanya ilmu tentang kitab Allah se-hingga dia menjadi seorang alim besar, dan cendikiawan yang mum-puni, tetapi dia berlepas diri darinya dan diikuti oleh setan, yakni dia melepaskan diri dari kriteria hakiki seorang ulama yang menge-tahui tentang ayat-ayat Allah, karena ilmu tentang itu seharusnya dapat mengantarkan pemiliknya menjadi orang yang menjunjung tinggi sifat kemuliaan akhlak dan keshalihan amal, dia menapaki derajat dan kedudukan tinggi dan mulia. Akan tetapi orang ini membuang Kitab Allah di belakang punggungnya, mencampak-kan akhlak yang diperintahkan oleh kitab, dia melepasnya seperti melepas pakaian. Maka ketika dia berlepas darinya setan pun mengi-kutinya, yakni setan menguasainya manakala dia keluar dari ben-teng kokoh dan terjerembab ke dalam derajat terendah maka setan menendangnya kepada kemaksiatan. ﴾ فَكَانَ مِنَ ٱلۡغَاوِينَ ﴿ "Maka jadilah dia termasuk orang-orang yang sesat." Padahal sebelumnya dia adalah orang yang lurus dan meluruskan.