Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-A'raaf
Surah 7

Al-A'raaf

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 138

وَجَـٰوَزْنَا بِبَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ ٱلْبَحْرَ فَأَتَوْا۟ عَلَىٰ قَوْمٍ يَعْكُفُونَ عَلَىٰٓ أَصْنَامٍ لَّهُمْ ۚ قَالُوا۟ يَـٰمُوسَى ٱجْعَل لَّنَآ إِلَـٰهًا كَمَا لَهُمْ ءَالِهَةٌ ۚ قَالَ إِنَّكُمْ قَوْمٌ تَجْهَلُونَ 138

(138) ﴾ وَجَٰوَزۡنَا بِبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ ٱلۡبَحۡرَ ﴿ "Dan Kami seberangkan Bani Israil ke seberang lautan itu", setelah Allah menyelamatkan mereka dari musuh mereka, yaitu Fir'aun dan bala tentaranya, di mana Allah telah membinasakan mereka sementara Bani Israil melihatnya. ﴾ فَأَتَوۡاْ ﴿ "Maka setelah mereka sampai", yakni melewati ﴾ عَلَىٰ قَوۡمٖ يَعۡكُفُونَ عَلَىٰٓ أَصۡنَامٖ لَّهُمۡۚ ﴿ "kepada suatu kaum yang sedang menyembah berhala mereka." Yakni mereka berdiam padanya, ngalap berkah padanya, dan menyem-bahnya, lalu mereka berkata kepada Nabi mereka, Musa عليه السلام, karena kebodohan dan ketidaktahuan mereka, setelah sebelumnya Allah menunjukkan kepada mereka ayat-ayatNya. ﴾ يَٰمُوسَى ٱجۡعَل لَّنَآ إِلَٰهٗا كَمَا لَهُمۡ ءَالِهَةٞۚ ﴿ "Hai Musa buatlah untuk kami sebuah tuhan (berhala) sebagaimana me-reka mempunyai beberapa tuhan (berhala)." Yakni izinkan kami men-jadikan berhala-berhala sebagai tuhan kami seperti yang mereka lakukan. Maka Musa menjawab, ﴾ إِنَّكُمۡ قَوۡمٞ تَجۡهَلُونَ ﴿ "Sesungguhnya kamu ini adalah kaum yang tidak mengetahui (sifat-sifat Tuhan)." Adakah kejahilan yang lebih besar daripada kejahilan orang tentang Tuhan dan Penciptanya dan dia ingin menyamakanNya dengan selainNya yang tidak dapat mendatangkan manfaat, mudarat, kematian, ke-hidupan dan kebangkitan?