Al-A'raaf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
حَقِيقٌ عَلَىٰٓ أَن لَّآ أَقُولَ عَلَى ٱللَّهِ إِلَّا ٱلْحَقَّ ۚ قَدْ جِئْتُكُم بِبَيِّنَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ فَأَرْسِلْ مَعِىَ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ 105
(105) Jika urusannya memang begitu, sedangkan aku telah dipilih dan diangkat untuk memikul risalahNya, maka tidak se-pantasnya bagiku untuk berdusta atasNya dan tidak mengatakan atasNya kecuali kebenaran, karena jika aku berkata selain itu, maka Dia pasti menyegerakan hukuman kepadaku, dan pasti Dia akan mengazabku dengan azab dari Yang Mahaperkasa lagi Maha Ber-kuasa. Ini merupakan kenyataan yang mengharuskan mereka un-tuk tunduk dan mengikutinya, lebih-lebih dia telah datang kepada mereka dengan bukti kuat dari Allah yang menunjukkan kebenaran apa yang dibawanya, maka wajib atas mereka menjalankan tujuan risalahnya yang merupakan dua tujuan besar, yaitu agar mereka beriman kepadaNya, mengikutiNya dan melepaskan Bani Israil, bangsa yang diberi keutamaan oleh Allah, putra-putra para nabi dan keturunan Ya'qub, di mana Musa عليه السلام adalah salah satu dari mereka.