Al-A'raaf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
تِلْكَ ٱلْقُرَىٰ نَقُصُّ عَلَيْكَ مِنْ أَنۢبَآئِهَا ۚ وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُهُم بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَمَا كَانُوا۟ لِيُؤْمِنُوا۟ بِمَا كَذَّبُوا۟ مِن قَبْلُ ۚ كَذَٰلِكَ يَطْبَعُ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِ ٱلْكَـٰفِرِينَ 101
(101) ﴾ تِلۡكَ ٱلۡقُرَىٰ ﴿ "Negeri-negeri (yang telah Kami binasakan) itu", yang disebutkan di atas, ﴾ نَقُصُّ عَلَيۡكَ مِنۡ أَنۢبَآئِهَاۚ ﴿ "Kami ceritakan sebagian dari berita-beritanya kepadamu." Yang dengannya orang-orang bisa mengambil pelajaran, orang-orang zhalim tergugah dari kezhaliman-nya dan orang-orang yang bertakwa mengambil nasihat darinya. ﴾ وَلَقَدۡ جَآءَتۡهُمۡ رُسُلُهُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِ ﴿ "Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata." Yakni orang-orang yang mendustakan itu telah didatangi oleh rasul-rasul mereka yang menyeru kepada kebahagiaan, Allah mengukuhkan mereka dengan berbagai mukjizat yang jelas lagi terang dan menerangkan kebenaran dengan sempurna, akan tetapi ia tidak berguna dan ber-manfaat sedikit pun bagi mereka. ﴾ فَمَا كَانُواْ لِيُؤۡمِنُواْ بِمَا كَذَّبُواْ مِن قَبۡلُۚ ﴿ "Maka mereka (juga) tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya." Yakni, sebab pendustaan dan penolakan mereka terhadap kebenaran sejak awal, maka Dia tidak memberi mereka petunjuk kepada iman sebagai balasan atas penolakan me-reka terhadap kebenaran. ﴾ وَنُقَلِّبُ أَفۡـِٔدَتَهُمۡ وَأَبۡصَٰرَهُمۡ كَمَا لَمۡ يُؤۡمِنُواْ بِهِۦٓ أَوَّلَ مَرَّةٖ وَنَذَرُهُمۡ فِي طُغۡيَٰنِهِمۡ يَعۡمَهُونَ 110 ﴿ "Dan (begitu pula) Kami memalingkan hati dan penglihatan mereka seperti mereka belum pernah beriman kepadanya (al-Qur`an) pada permu-laannya, dan Kami biarkan mereka bergelimang dalam kesesatannya yang sangat." (Al-An'am: 110). ﴾ كَذَٰلِكَ يَطۡبَعُ ٱللَّهُ عَلَىٰ قُلُوبِ ٱلۡكَٰفِرِينَ ﴿ "Demikianlah Allah mengunci mati hati orang-orang kafir." Sebagai hukuman dariNya, dan Allah tidak menzhalimi mereka, akan tetapi merekalah yang menzhalimi diri mereka sendiri.