At-Tahrim
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ جَـٰهِدِ ٱلْكُفَّارَ وَٱلْمُنَـٰفِقِينَ وَٱغْلُظْ عَلَيْهِمْ ۚ وَمَأْوَىٰهُمْ جَهَنَّمُ ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ 9
(9) Allah سبحانه وتعالى memerintahkan NabiNya a, untuk memerangi orang-orang kafir dan munafik serta bersikap kasar terhadap me-reka pada saat memerangi mereka. Ini mencakup berjihad melawan orang-orang kafir dan munafik dengan menegakkan hujjah, me-nyeru mereka dengan tutur kata yang baik, meruntuhkan berbagai kebatilan yang ada pada mereka serta memerangi dengan senjata bagi yang tidak menerima seruan Allah سبحانه وتعالى dan tidak tunduk pada hukumNya. Orang seperti ini harus diperangi dan diperlakukan secara kasar. Tingkatan pertama harus dengan menggunakan cara yang baik. Orang-orang kafir dan munafik ketika di dunia menda-patkan siksaan berupa kekuasaan RasulNya atas mereka serta ke-kuasaan golongan Allah سبحانه وتعالى atas mereka dan mereka juga diperangi. Di akhirat mereka mendapatkan siksa neraka, ﴾ وَبِئۡسَ ٱلۡمَصِيرُ ﴿ "dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali." Ke tempat itulah semua orang sengsara dan rugi kembali.