Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · At-Tahrim
Surah 66

At-Tahrim

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 6

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَـٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ 6

(6) Maksudnya, hai orang yang diberi karunia berupa ke-imanan oleh Allah سبحانه وتعالى, tunaikanlah tuntutan dan syarat keimanan. Maka ﴾ قُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ وَأَهۡلِيكُمۡ نَارٗا ﴿ "peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka," yang memiliki ciri-ciri mengerikan. Menjaga diri dengan menunaikan perintah Allah سبحانه وتعالى dan menjauhi laranganNya serta bertaubat dari perbuatan yang membuat Allah سبحانه وتعالى murka dan meng-undang azab serta menjaga keluarga dan anak-anak dengan cara mendidik, mengajarkan serta memaksa mereka untuk menunaikan perintah-perintah Allah سبحانه وتعالى. Seorang hamba tidak akan selamat hingga menunaikan perintah Allah سبحانه وتعالى terhadap dirinya sendiri dan orang-orang yang ada di bawah kekuasaannya seperti istri dan anak, serta yang lainnya yang berada di bawah kekuasaannya. Allah سبحانه وتعالى menyebutkan sifat-sifat neraka seperti itu agar hamba-hambaNya tidak menyepelekan perintah-perintahNya. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلۡحِجَارَةُ ﴿ "Yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu." Ini semakna dengan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ إِنَّكُمۡ وَمَا تَعۡبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ حَصَبُ جَهَنَّمَ أَنتُمۡ لَهَا وَٰرِدُونَ 98 ﴿ "Sesungguhnya kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah, ada-lah umpan Jahanam, kamu pasti masuk ke dalamnya." (Al-Anbiya`: 98). ﴾ عَلَيۡهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٞ شِدَادٞ ﴿ "Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras," maksudnya, watak mereka keras, gertakan mereka amat keras, suara mereka menakutkan apa pun yang mereka lihat, menyiksa penghuni neraka dengan kekuatan mereka dan mereka melakukan perintah Allah سبحانه وتعالى yang mengharuskan menyiksa pen-duduk neraka dengan sekeras-kerasnya.﴾ لَّا يَعۡصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمۡ وَيَفۡعَلُونَ مَا يُؤۡمَرُونَ ﴿ "Yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." Dalam ayat ini juga terdapat pujian bagi para malaikat mulia, kepatuhan mereka terhadap perintah Allah سبحانه وتعالى, dan ketaatan mereka dalam segala sesuatu yang diperintahkan pada mereka.