Al-Mumtahana
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ إِذَا جَآءَكَ ٱلْمُؤْمِنَـٰتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَىٰٓ أَن لَّا يُشْرِكْنَ بِٱللَّهِ شَيْـًٔا وَلَا يَسْرِقْنَ وَلَا يَزْنِينَ وَلَا يَقْتُلْنَ أَوْلَـٰدَهُنَّ وَلَا يَأْتِينَ بِبُهْتَـٰنٍ يَفْتَرِينَهُۥ بَيْنَ أَيْدِيهِنَّ وَأَرْجُلِهِنَّ وَلَا يَعْصِينَكَ فِى مَعْرُوفٍ ۙ فَبَايِعْهُنَّ وَٱسْتَغْفِرْ لَهُنَّ ٱللَّهَ ۖ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ 12
(12) Syarat-syarat yang disebutkan dalam ayat ini disebut sebagai mubaya'at an-nisa' (bai'at kaum wanita) yang pernah me-reka buat agar kewajiban-kewajiban bersama antara kaum lelaki maupun perempuan ditunaikan di berbagai waktu. Adapun kaum lelaki, kewajiban-kewajiban mereka berbeda-beda sesuai kondisi, dan derajat, serta kewajiban yang harus mereka tunaikan. Nabi a menunaikan apa yang diperintahkan Allah سبحانه وتعالى. Jika ada kaum wanita datang berbai'at dan komit terhadap syarat-syaratnya, Rasulullah a membai'at mereka, menghibur hati mereka dan me-mintakan ampunan pada Allah سبحانه وتعالى untuk mereka dari segala ke-kurangan yang pernah mereka lakukan. Kemudian Rasulullah a memasukkan mereka ke dalam golongan kaum Mukminin, dengan syarat ﴾ عَلَىٰٓ أَن لَّا يُشۡرِكۡنَ بِٱللَّهِ شَيۡـٔٗا ﴿ "bahwa mereka tidak akan mempersekutukan sesuatu pun dengan Allah," dan wajib mengesakan Allah سبحانه وتعالى semata dalam beribadah, ﴾ وَلَا يَقۡتُلۡنَ أَوۡلَٰدَهُنَّ ﴿ "dan tidak akan membunuh anak-anaknya," seperti yang pernah dilakukan pada kaum wanita di masa jahiliyah oleh orang-orang bodoh, ﴾ وَلَا يَزۡنِينَ ﴿ "dan tidak berzina," se-bagaimana yang dulunya banyak tersebar dan dilakukan oleh para pelacur, ﴾ وَلَا يَأۡتِينَ بِبُهۡتَٰنٖ يَفۡتَرِينَهُۥ بَيۡنَ أَيۡدِيهِنَّ وَأَرۡجُلِهِنَّ ﴿ "tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka." اَلْبُهْتَانُ adalah berkata dusta atas nama orang lain, maksudnya tidak berbuat dusta yang diada-adakan, baik yang berhubungan dengan suami-suami mereka atau yang berkaitan dengan orang lain, ﴾ وَلَا يَعۡصِينَكَ فِي مَعۡرُوفٖ ﴿ "dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik," maksudnya, tidak mendurhakaimu dalam kebaikan yang kau perintahkan pada mereka, karena perintahmu adalah kebaikan, dan termasuk di antaranya mereka harus menaatimu dalam larangan untuk meratapi mayit, merobek saku baju, memu-kul-mukul muka serta mengucapkan doa-doa jahiliyah. ﴾ فَبَايِعۡهُنَّ ﴿ "Maka terimalah janji setia mereka," jika mereka komit terhadap semua hal yang telah disebutkan, ﴾ وَٱسۡتَغۡفِرۡ لَهُنَّ ٱللَّهَۚ ﴿ "dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka," dari kekurangan-kekurangan mereka dan juga sebagai pelipur lara bagi mereka. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٞ ﴿ "Sesungguh-nya Allah Maha Pengampun," Yang banyak ampunanNya untuk orang-orang yang durhaka dan berbuat baik kepada para pendosa yang mau bertaubat. ﴾ رَّحِيمٞ ﴿ "Lagi Maha Penyayang," yang kasih sayangNya meliputi segala sesuatu dan kebaikanNya meliputi seluruh makhluk.