Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Surah 6

Al-An'aam

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 159

إِنَّ ٱلَّذِينَ فَرَّقُوا۟ دِينَهُمْ وَكَانُوا۟ شِيَعًا لَّسْتَ مِنْهُمْ فِى شَىْءٍ ۚ إِنَّمَآ أَمْرُهُمْ إِلَى ٱللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا۟ يَفْعَلُونَ 159

(159) Allah mengancam orang-orang yang memecah-belah agamanya sehingga mereka telah terpecah-belah di dalamnya, ma-sing-masing orang mengambil nama yang tidak berguna baginya dalam agamanya seperti Yahudi, Nasrani dan Majusi, atau iman-nya tidak sempurna dengannya seperti dengan cara mengambil sesuatu dari syariat dan menjadikannya sebagai agamanya dan meninggalkan yang semisal dengannya atau yang lebih utama darinya sebagaimana yang dilakukan oleh pemecah-belah umat dari kalangan ahli bid'ah dan kesesatan yang memecah belah umat. Ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa agama memerintahkan kepada kesatuan dan persatuan, dan melarang perpecahan dan perselisihan dalam agama dan persoalan-persoalan prinsip mau-pun cabang. Agama memerintahkan untuk melepaskan diri dari orang-orang yang memecah-belah umatnya. Dia berfirman, ﴾ لَّسۡتَ مِنۡهُمۡ فِي شَيۡءٍۚ ﴿ "Tidak ada sedikit pun tanggung jawabmu terhadap mereka." Maksudnya, kamu tidak termasuk mereka dan mereka tidak termasuk kamu, karena mereka menyelisihi dan menentangmu. ﴾ إِنَّمَآ أَمۡرُهُمۡ إِلَى ٱللَّهِ ﴿ "Sesungguhnya urusan mereka hanya-lah (terserah) kepada Allah." Mereka kembali kepadaNya dan Dia membalas mereka sesuai dengan amal mereka. ﴾ ثُمَّ يُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُواْ يَفۡعَلُونَ ﴿ "Kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat."