Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Surah 6

Al-An'aam

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 138

وَقَالُوا۟ هَـٰذِهِۦٓ أَنْعَـٰمٌ وَحَرْثٌ حِجْرٌ لَّا يَطْعَمُهَآ إِلَّا مَن نَّشَآءُ بِزَعْمِهِمْ وَأَنْعَـٰمٌ حُرِّمَتْ ظُهُورُهَا وَأَنْعَـٰمٌ لَّا يَذْكُرُونَ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَيْهَا ٱفْتِرَآءً عَلَيْهِ ۚ سَيَجْزِيهِم بِمَا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ 138

(138) Di antara bentuk kebodohan mereka adalah bahwa binatang ternak yang secara umum telah dihalalkan oleh Allah, dan dijadikan sebagai rizki dan rahmat di mana mereka menikmati-nya dan mengambil manfaatnya, namun mereka mengada-adakan keyakinan dan ucapan dari diri mereka sendiri, mereka memiliki istilah sendiri pada sebagian binatang ternak dan tanaman, mereka mengatakan, ﴾ هَٰذِهِۦٓ أَنۡعَٰمٞ وَحَرۡثٌ حِجۡرٞ ﴿ "Inilah binatang ternak dan tanaman yang dilarang." Maksudnya, diharamkan, tidak ada yang memakan-nya ﴾ إِلَّا مَن نَّشَآءُ ﴿ "kecuali orang yang kami kehendaki." Maksudnya, tidak seorang pun boleh memakannya kecuali orang yang kami inginkan atau dia memiliki kriteria khusus menurut kami. Semua ini hanya sekedar klaim mereka tanpa pijakan dan hujjah kecuali hanya hawa nafsu dan akal mereka yang rusak. Adapula binatang ternak yang tidak diharamkan dari segala segi, hanya punggungnya saja yang diharamkan, maksudnya mereka dilarang mengendarai dan memberi beban kepadanya, mereka melindungi punggungnya, dan mereka menamakannya Ham. Adapula binatang ternak di mana mereka tidak menyebut nama Allah saat menyembelihnya, akan tetapi menyebut nama berhala-berhala dan sesembahan-sesembahan yang mereka sem-bah selain Allah, mereka menyandarkan perbuatan itu kepada Allah, maka mereka semua adalah orang-orang fajir lagi pendusta. ﴾ سَيَجۡزِيهِم بِمَا كَانُواْ يَفۡتَرُونَ ﴿ "Kelak Allah akan membalas mereka atas apa yang selalu mereka ada-adakan" atas nama Allah dalam bentuk penghalalan syirik, pengharaman makanan dan manfaat yang halal.