Al-Hadid
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
يَوْمَ يَقُولُ ٱلْمُنَـٰفِقُونَ وَٱلْمُنَـٰفِقَـٰتُ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱنظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِن نُّورِكُمْ قِيلَ ٱرْجِعُوا۟ وَرَآءَكُمْ فَٱلْتَمِسُوا۟ نُورًا فَضُرِبَ بَيْنَهُم بِسُورٍ لَّهُۥ بَابٌۢ بَاطِنُهُۥ فِيهِ ٱلرَّحْمَةُ وَظَـٰهِرُهُۥ مِن قِبَلِهِ ٱلْعَذَابُ 13
(13) Pada saat orang-orang munafik melihat orang-orang Mukmin berjalan dengan cahaya mereka, di mana cahaya orang-orang munafik kala itu padam dan mereka berada dalam kegelapan dan kebimbangan, mereka berkata pada orang-orang yang beriman, ﴾ ٱنظُرُونَا نَقۡتَبِسۡ مِن نُّورِكُمۡ ﴿ "Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil seba-gian dari cahayamu," maksudnya, berjalanlah pelan-pelan dan tung-gulah kami agar kami sedikit memperoleh cahaya kalian supaya dapat kami jadikan lentera untuk berjalan di dalam kegelapan dan agar kami selamat dari siksaan. ﴾ قِيلَ ٱرۡجِعُواْ وَرَآءَكُمۡ فَٱلۡتَمِسُواْ نُورٗاۖ ﴿ "Dikatakan (kepada mereka), 'Kembalilah kamu ke belakang dan carilah sendiri cahaya (untukmu)'," maksudnya, jika memang hal itu mungkin, padahal sebenarnya tidak mungkin dan mustahil. ﴾ فَضُرِبَ بَيۡنَهُم بِسُورٖ ﴿ "Lalu diada-kan di antara mereka dinding," yaitu dinding yang menghalangi serta benteng yang menjaga, ﴾ لَّهُۥ بَابُۢ بَاطِنُهُۥ فِيهِ ٱلرَّحۡمَةُ وَظَٰهِرُهُۥ مِن قِبَلِهِ ٱلۡعَذَابُ ﴿ "yang mem-punyai pintu. Di sebelah dalamnya ada rahmat dan di sebelah luarnya dari situ ada siksa." Siksa itulah yang menyertai kaum munafik.