Al-Waaqia
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَشَـٰرِبُونَ عَلَيْهِ مِنَ ٱلْحَمِيمِ 54 فَشَـٰرِبُونَ شُرْبَ ٱلْهِيمِ 55 هَـٰذَا نُزُلُهُمْ يَوْمَ ٱلدِّينِ 56
(54-56) Dan minuman mereka juga adalah seburuk-buruk minuman, yaitu bahwa mereka minum (untuk mendorong) ma-kanan tersebut dengan air yang sangat panas yang mendidih di dalam perut, ﴾ شُرۡبَ ٱلۡهِيمِ ﴿ "seperti unta yang sangat haus minum," yakni, unta kehausan yang rasa hausnya telah memuncak, atau (bisa juga bermakna) bahwa ﴾ ٱلۡهِيمِ ﴿ adalah penyakit yang menyerang unta sehingga ia akan selalu kehausan meskipun telah minum air. ﴾ هَٰذَا ﴿ "Itulah" yakni makanan dan minuman tersebut merupa-kan ﴾ نُزُلُهُمۡ ﴿ "hidangan untuk mereka" maksudnya jamuan bagi mereka ﴾ يَوۡمَ ٱلدِّينِ ﴿ "pada Hari Pembalasan," yaitu jamuan yang telah mereka persembahkan untuk diri mereka sendiri dan mengutamakannya daripada jamuan Allah dan para waliNya. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ كَانَتۡ لَهُمۡ جَنَّٰتُ ٱلۡفِرۡدَوۡسِ نُزُلًا 107 خَٰلِدِينَ فِيهَا لَا يَبۡغُونَ عَنۡهَا حِوَلٗا 108 ﴿ "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih, bagi mereka adalah Surga Firdaus menjadi tempat tinggal, mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah darinya." (Al-Kahfi: 107-108).