An-Najm
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
أَفَمِنْ هَـٰذَا ٱلْحَدِيثِ تَعْجَبُونَ 59
(59) ﴾ أَفَمِنۡ هَٰذَا ٱلۡحَدِيثِ تَعۡجَبُونَ ﴿ "Maka apakah kamu merasa heran terha-dap pemberitaan ini?" Artinya, apakah kalian merasa heran terhadap berita ini yang merupakan perkataan terbaik dan paling mulia dan kalian menganggapnya sebagai sesuatu yang tidak lazim dan ber-beda dengan kebenaran-kebenaran yang lazim? Sikap ini bersum-ber dari kebodohan, kesesatan, dan pembangkangan mereka, sebab FirmanNya itu adalah Firman yang jujur, dan bila Allah سبحانه وتعالى berfir-man, maka Firman itu tegas, bukan main-main, itulah al-Qur`an yang agung yang seandainya diturunkan kepada gunung, niscaya engkau melihatnya khusyu' dan berguncang karena takut kepada Allah سبحانه وتعالى, yang akan menambah pandangan, akal, pembenaran, kekuatan, keyakinan dan keimanan bagi orang yang berakal. Seha-rusnya yang perlu diherani adalah akal orang yang menganggap heran al-Qur`an serta kebodohan dan kesesatannya.