At-Tur
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
أَفَسِحْرٌ هَـٰذَآ أَمْ أَنتُمْ لَا تُبْصِرُونَ 15
(15) ﴾ أَفَسِحۡرٌ هَٰذَآ أَمۡ أَنتُمۡ لَا تُبۡصِرُونَ ﴿ "Maka apakah ini sihir ataukah kamu tidak melihat?" Kemungkinan yang diisyaratkan dalam ayat ini adalah neraka atau azab, sebagaimana yang ditunjukkan oleh redaksi ayat, yakni, ketika mereka melihat azab dan neraka. Dikata-kan kepada mereka dengan nada penghinaan, "Apakah ini sihir dan tidak nyata, kini kalian melihatnya? Ataukah karena pada saat di dunia kalian tidak melihatnya? Artinya, kalian tidak memiliki pandangan dan ilmu, kalian bodoh dan tidak mengetahui hal ini dan tidak ada hujjah yang ditegakkan pada kalian? Jawabannya adalah, keduanya tidak ada: Bahwa siksa atau neraka itu sihir, maka saat itu telah nampak bagi mereka bahwa siksa atau neraka itu benar adanya yang menafikan sihir dari berbagai hal, ada kalanya mereka tidak melihat padahal tidak demikian halnya, para rasul menyeru mereka untuk beriman pada hal itu, berbagai dalil dan bukti nyata akan hal itu telah ditegakkan. Berita tentang azab dan neraka dijadikan sebagai hal terbesar yang jelas dan nyata. Kemung-kinan lain dari isyarat yang terdapat dalam Firman Allah سبحانه وتعالى,﴾ أَفَسِحۡرٌ هَٰذَآ أَمۡ أَنتُمۡ لَا تُبۡصِرُونَ ﴿ "Maka apakah ini sihir ataukah kamu tidak melihat?" adalah, kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad a serta jalan yang lurus. Artinya, apakah orang yang berakal menganggap kebenaran serta jalan yang lurus itu sebagai sihir padahal kebenaran dan jalan yang lurus itu adalah kebenaran terbesar dan teragung, hanya saja karena mereka tidak memiliki bashirah sehingga mereka mengatakan seperti itu?[106]