Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Maaida
Surah 5

Al-Maaida

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 24

قَالُوا۟ يَـٰمُوسَىٰٓ إِنَّا لَن نَّدْخُلَهَآ أَبَدًا مَّا دَامُوا۟ فِيهَا ۖ فَٱذْهَبْ أَنتَ وَرَبُّكَ فَقَـٰتِلَآ إِنَّا هَـٰهُنَا قَـٰعِدُونَ 24

(24) Perkataan dari kedua orang ini tidak berhasil dan dorongan itu tidak berguna, maka mereka mengucapkan ucapan orang yang kalah dan terhinakan, ﴾ يَٰمُوسَىٰٓ إِنَّا لَن نَّدۡخُلَهَآ أَبَدٗا مَّا دَامُواْ فِيهَا فَٱذۡهَبۡ أَنتَ وَرَبُّكَ فَقَٰتِلَآ إِنَّا هَٰهُنَا قَٰعِدُونَ ﴿ "Hai Musa, kami sekali-kali tidak akan me-masukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dalamnya, karena itu pergilah kamu bersama Rabbmu, dan berperanglah kamu berdua, sesung-guhnya kami hanya duduk menanti di sini saja." Alangkah buruknya ucapan mereka ini, betapa jeleknya sikap mereka terhadap Nabi mereka dalam kondisi yang sulit lagi sempit ini, di mana keadaan saat itu menuntut secara mendesak untuk menolong Nabi mereka dan membela harga diri mereka. Dengan ucapan ini dan yang sepertinya, jelaslah perbedaan antara umat-umat yang lain dengan umat Muhammad ﷺ yang mana para sahabat berkata kepada Rasulullah ﷺ ketika beliau meminta pendapat mereka tentang peperangan pada perang Badar, meski beliau tidak mengharuskan itu kepada mereka, mereka berkata, "Ya Rasulullah, seandainya engkau membawa kami menyeberangi lautan, niscaya kami akan turut serta mengarunginya bersamamu. Seandainya engkau sampai membawa kami ke Birk al-Ghimad (di ujung Yaman sana)[51] niscaya tidak seorang pun dari kami yang tertinggal. Kami tidak mengatakan apa yang dikatakan oleh kaum Musa kepada Musa, ﴾ ا ذ ْ ه َ ب ْ أَنتَ وَرَبُّكَ فَقَٰتِلَآ إِنَّا هَٰهُنَا قَٰعِدُونَ ﴿ "Pergilah kamu bersama Rabbmu dan berperanglah kamu berdua, sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja." Akan tetapi pergilah engkau dengan Rabbmu, berperanglah, kami pun ikut berperang bersamamu di depanmu, di belakangmu, dan di samping kanan dan kirimu."