Ad-Dukhaan
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
فَأْتُوا۟ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ 36
(36) Selanjutnya mereka berkata dengan lancang terhadap Rabb mereka dan melemahkan Nabi Muhammad a, ﴾ فَأۡتُواْ بِـَٔابَآئِنَآ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ﴿ "Maka datangkanlah (kembali) bapak-bapak kami jika kamu memang orang-orang yang benar." Inilah usulan orang-orang bodoh lagi menentang yang jauh. Apa korelasinya antara kebenaran Rasulullah a dengan dihidupkannya bapak-bapak mereka. Telah banyak tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى berlaku sebagai bukti kebenaran risalah yang dibawa Rasulullah a kepada mereka dan sudah sangat masyhur didengar dari generasi ke generasi secara berantai dari berbagai segi.