Az-Zukhruf
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ رَبِّى وَرَبُّكُمْ فَٱعْبُدُوهُ ۚ هَـٰذَا صِرَٰطٌ مُّسْتَقِيمٌ 64
(64) ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ رَبِّي وَرَبُّكُمۡ فَٱعۡبُدُوهُۚ هَٰذَا صِرَٰطٞ مُّسۡتَقِيمٞ ﴿ "Sesungguhnya Allah, Dia-lah Rabbku dan Rabbmu, maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus." Dalam pernyataan ini terdapat pengakuan akan tauhid ru-bubiyah karena sesungguhnya Allah سبحانه وتعالى adalah Dzat Yang Mengatur seluruh makhluk dengan berbagai nikmat, baik yang lahir maupun yang batin, serta pengakuan akan tauhid ubudiyah berupa perintah untuk menyembah Allah سبحانه وتعالى semata yang tidak ada sekutu bagiNya serta pemberitahuan bahwa Nabi Isa عليه السلام adalah salah seorang hamba Allah سبحانه وتعالى, tidak seperti yang dikatakan orang-orang Nasrani bahwa ia adalah putra Allah سبحانه وتعالى atau salah satu dari tiga unsur (trinitas). Di dalam ayat ini juga terdapat pemberitahuan bahwa semua yang tersebut itu adalah jalan yang lurus yang menghantar-kan kepada Allah سبحانه وتعالى dan kepada surgaNya.