Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Az-Zumar
Surah 39

Az-Zumar

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 29

ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلًا رَّجُلًا فِيهِ شُرَكَآءُ مُتَشَـٰكِسُونَ وَرَجُلًا سَلَمًا لِّرَجُلٍ هَلْ يَسْتَوِيَانِ مَثَلًا ۚ ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ ۚ بَلْ أَكْثَرُهُمْ لَا يَعْلَمُونَ 29

(29) Kemudian Allah سبحانه وتعالى memberikan perumpamaan bagi syirik dan tauhid, seraya berfirman, ﴾ ضَرَبَ ٱللَّهُ مَثَلٗا رَّجُلٗا ﴿ "Allah mem-buat perumpamaan yaitu seorang laki-laki," yakni, budak sahaya, ﴾ فِيهِ شُرَكَآءُ مُتَشَٰكِسُونَ ﴿ "yang dimiliki oleh beberapa orang yang berserikat yang dalam perselisihan"; mereka banyak dan mereka tidak sepakat pada satu perkara pun dan tidak pula sepakat pada satu kondisi yang bisa memberikan ketenangan hatinya, malah mereka bertengkar dan berselisih mengenainya, masing-masing mempunyai tuntutan yang hendak ia laksanakan, sedangkan yang lain menghendaki lain dari itu. Bagaimana menurut Anda keadaan si budak sahaya tadi dalam menghadapi orang-orang yang berserikat lagi berselisih kemauan? ﴾ وَرَجُلٗا سَلَمٗا لِّرَجُلٍ ﴿ "Dan seorang budak yang menjadi milik penuh dari seorang laki-laki saja," maksudnya, murni miliknya, dan sahaya itu mengetahui maksud (tujuan) tuannya sehingga ia memperoleh rasa tenang yang sempurna; ﴾ هَلۡ يَسۡتَوِيَانِ ﴿ "Apakah kedua budak itu sama." Maksudnya, apakah kedua budak itu sama ﴾ مَثَلًاۚ ﴿ "halnya?" Jelas keduanya tidak sama. Demikian juga orang-orang yang musyrik kepada Allah, ia memiliki banyak sembahan-sembahan yang ber-beda-beda. Ia berdoa kepada sembahan yang satu, lalu berdoa kepada sembahan yang lain! Maka Anda melihatnya tidak mem-punyai kemantapan, dan hatinya tidak tenang pada satu keadaan. Sedangkan orang yang bertauhid tulus kepada Rabbnya, Allah telah melepaskannya dari perbuatan mempersekutukanNya dengan yang lain, sehingga ia berada dalam kondisi sangat lapang dan sangat tenang. ﴾ هَلۡ يَسۡتَوِيَانِ مَثَلًاۚ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِۚ ﴿ "Adakah keduanya sama halnya? Segala puji bagi Allah" atas penjelasan yang haq dari yang batil dan arahanNya kepada orang-orang yang bodoh. ﴾ بَلۡ أَكۡثَرُهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui."