Saad
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَهَلْ أَتَىٰكَ نَبَؤُا۟ ٱلْخَصْمِ إِذْ تَسَوَّرُوا۟ ٱلْمِحْرَابَ 21
(21) Setelah Allah سبحانه وتعالى menjelaskan bahwasanya Dia telah menganugerahkan kepada NabiNya, Dawud عليه السلام, kebijaksanaan dalam menyelesaikan perselisihan di antara manusia, hingga ia menjadi terkenal dengan sifat itu dan menjadi sandaran, maka Allah menyebutkan berita tentang dua orang yang berselisih di hadapannya dalam suatu perkara yang mana keduanya dijadikan oleh Allah sebagai fitnah (cobaan) bagi Nabi Dawud عليه السلام dan pelajaran (nasihat) atas kekeliruan yang dilakukannya. Lalu Allah menerima taubat dan mengampuninya, dan Allah menakdirkan perkara tersebut baginya. Maka Allah تعالى berkata kepada NabiNya, Muhammad a, ﴾ وَهَلۡ أَتَىٰكَ نَبَؤُاْ ٱلۡخَصۡمِ ﴿ "Dan adakah sampai kepadamu berita orang-orang yang berperkara?" Sebab ia merupakan berita yang sa-ngat menakjubkan, ﴾ إِذۡ تَسَوَّرُواْ ﴿ "ketika mereka memanjat pagar" untuk menemui Nabi Dawud ﴾ ٱلۡمِحۡرَابَ ﴿ "di Mihrab," yaitu tempat ibadah beliau tanpa izin dan tanpa minta izin terlebih dahulu, mereka tidak masuk untuk menjumpainya lewat pintu.