Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Luqman
Surah 31

Luqman

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 17

يَـٰبُنَىَّ أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ وَأْمُرْ بِٱلْمَعْرُوفِ وَٱنْهَ عَنِ ٱلْمُنكَرِ وَٱصْبِرْ عَلَىٰ مَآ أَصَابَكَ ۖ إِنَّ ذَٰلِكَ مِنْ عَزْمِ ٱلْأُمُورِ 17

(17) ﴾ يَٰبُنَيَّ أَقِمِ ٱلصَّلَوٰةَ ﴿ "Hai anakku, dirikanlah shalat," Luqman mengajak anaknya shalat dan menganjurkannya, karena shalat merupakan ibadah badaniyah yang paling besar,﴾ وَأۡمُرۡ بِٱلۡمَعۡرُوفِ وَٱنۡهَ عَنِ ٱلۡمُنكَرِ ﴿ "dan suruhlah mengerjakan yang baik dan cegahlah dari perbuatan yang mungkar," hal ini mengharuskan adanya ilmu pengetahuan kepada yang baik untuk memerintahkan padanya, dan pengetahuan kepada yang mungkar agar ia bisa mengingkarinya, dan perintah melakukan hal-hal yang mana amar ma'ruf dan nahi mungkar tidak akan bisa dilakukan secara sempurna kecuali dengannya, seperti sikap lembut dan sabar. Sesungguhnya sabar ini telah ditegaskan dalam FirmanNya, ﴾ وَٱصۡبِرۡ عَلَىٰ مَآ أَصَابَكَۖ ﴿ "Dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu," dan dari keberadaannya sebagai orang yang mengerjakan apa yang diperintahkan kepadanya, menahan diri dari apa yang dilarang. Maka hal ini mencakup penyempurnaan diri dengan cara mengerjakan kebaikan dan meninggalkan keburukan dan menyempurnakan orang lain dengannya melalui perintah dan larangannya. Dan ketika sudah dimaklumi bahwa pasti akan men-dapatkan cobaan apabila dia (seseorang) melakukan amar ma'ruf dan nahi mungkar, dan bahwa dalam melakukan amar ma'ruf dan nahi mungkar itu terdapat banyak rintangan bagi jiwa, maka Allah memerintahkan kepadanya untuk bersabar dalam menghadapi semua itu, seraya berkata, ﴾ وَٱصۡبِرۡ عَلَىٰ مَآ أَصَابَكَۖ إِنَّ ذَٰلِكَ ﴿ "Dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu," yang diajarkan dan dinasihatkan oleh Luqman kepada anaknya di atas ﴾ مِنۡ عَزۡمِ ٱلۡأُمُورِ ﴿ "termasuk hal-hal yang diwajibkan" maksudnya, ter-masuk perkara yang ditekankan dan diperhatikan, dan tidak ada yang dibimbing untuknya kecuali orang-orang yang mempunyai kemauan tinggi.