Al-Ankaboot
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَقَـٰرُونَ وَفِرْعَوْنَ وَهَـٰمَـٰنَ ۖ وَلَقَدْ جَآءَهُم مُّوسَىٰ بِٱلْبَيِّنَـٰتِ فَٱسْتَكْبَرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كَانُوا۟ سَـٰبِقِينَ 39
(39) Demikian pula Qarun, Fir'aun dan Haman. Ketika Allah mengutus Musa bin Imran kepada mereka dengan mukjizat-mukjizat yang nyata dan argumen-argumen yang sangat jelas, namun mereka tetap tidak mau tunduk bahkan mereka berbuat sombong di muka bumi terhadap hamba-hamba Allah (Bani Israil) dengan memperbudak mereka dan sombong terhadap kebenaran. Mereka menolaknya, maka akhirnya mereka tidak mampu menye-lamatkan diri hingga azab menimpa mereka, ﴾ وَمَا كَانُواْ سَٰبِقِينَ ﴿ "dan tidaklah mereka itu orang-orang yang mendahului." Maksudnya, (tidak-lah mereka mendahului) Allah dan tidak pula luput (dari azabNya). Akan tetapi mereka kalah dan menyerah.