Al-Qasas
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِنَّ ٱلَّذِى فَرَضَ عَلَيْكَ ٱلْقُرْءَانَ لَرَآدُّكَ إِلَىٰ مَعَادٍ ۚ قُل رَّبِّىٓ أَعْلَمُ مَن جَآءَ بِٱلْهُدَىٰ وَمَنْ هُوَ فِى ضَلَـٰلٍ مُّبِينٍ 85
(85) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِنَّ ٱلَّذِي فَرَضَ عَلَيۡكَ ٱلۡقُرۡءَانَ ﴿ "Sesung-guhnya yang mewajibkan atasmu al-Qur`an," maksudnya, Dzat yang menurunkannya dan mewajibkan hukum-hukum yang ada di dalamnya, yang menjelaskan halal dan haram, dan yang meme-rintahmu menyampaikannya kepada seluruh manusia dan menye-rukan hukum-hukumnya kepada seluruh orang-orang mukallaf, sangatlah tidak selaras dengan hikmahNya kalau kehidupan ini hanyalah kehidupan dunia ini saja tanpa ada pemberian pahala kepada manusia dan tanpa pemberian sanksi. Akan tetapi Dia harus mengembalikanmu kepada tempat kembali di mana orang-orang yang berbuat baik akan diberi balasan atas kebaikan mereka dan orang-orang yang berbuat buruk (akan diberi balasan) sesuai dengan kemaksiatan mereka. Sesungguhnya kamu telah menjelaskan petunjuk (pedoman hidup) kepada mereka, dan kamu telah menerangkan jalan yang benar kepada mereka. Jika kalau mereka mengikutimu, maka itulah bagian dan kebahagiaan mereka. Dan kalau mereka enggan, me-lainkan (berbuat) durhaka terhadapmu dan melecehkan petunjuk yang kamu ajarkan serta lebih mengutamakan kebatilan yang ada pada mereka atas kebenaran, maka tidak ada lagi tempat untuk perdebatan, dan tidak ada lagi yang tersisa kecuali pemberian pem-balasan atas amal perbuatan dari Allah yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, yang mewujudkan dan yang meniadakan. Oleh karena itu, Allah berfirman, ﴾ قُل رَّبِّيٓ أَعۡلَمُ مَن جَآءَ بِٱلۡهُدَىٰ وَمَنۡ هُوَ فِي ضَلَٰلٖ مُّبِينٖ ﴿ "Rabbku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata." Dan sudah diketahui bahwa RasulNya adalah yang berada di atas petunjuk lagi membimbing kepada pe-tunjuk, sedangkan para lawannya adalah orang-orang yang sesat lagi menyesatkan.