Langsung ke konten
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Qasas
Surah 28

Al-Qasas

Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.

Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22

Ayat 54

أُو۟لَـٰٓئِكَ يُؤْتَوْنَ أَجْرَهُم مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوا۟ وَيَدْرَءُونَ بِٱلْحَسَنَةِ ٱلسَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنَـٰهُمْ يُنفِقُونَ 54

(54) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu," orang-orang yang beriman kepada dua kitab, ﴾ يُؤۡتَوۡنَ أَجۡرَهُم مَّرَّتَيۡنِ ﴿ "diberi pahala dua kali," yaitu pahala atas iman mereka kepada kitab yang terdahulu dan pahala atas iman kepada kitab yang terakhir, ﴾ بِمَا صَبَرُواْ ﴿ "disebabkan kesabaran mereka," dalam beriman dan tetap beramal. Mereka sama sekali dalam hal ini tidak pernah digoyahkan oleh suatu syubhat (pemikiran rancu) apa pun, dan kedudukan serta syahwat sama sekali tidak bisa menghalangi mereka untuk beriman, ﴾ و َ ﴿ "dan" di antara karakter mereka yang mulia, yang sebenarnya merupakan pengaruh iman mereka yang benar adalah bahwa sesungguhnya mereka﴾يَدْرَءُوْنَ بِٱلۡحَسَنَةِ ٱلسَّيِّئَةَ ﴿ "menolak kejahatan dengan kebaikan." Maksudnya, prinsip dan jalan hidup mereka adalah selalu berbuat kebaikan (ihsan) terhadap setiap orang, sampai kepada orang yang berbuat buruk kepada mereka, baik dengan perkataan ataupun perbuatan, malah mereka membalasnya dengan perkataan yang terpuji dan perbuat-an yang baik, karena pengetahuan mereka kepada akhlak (moral) yang sangat agung ini, dan mereka sadar bahwa tidak ada yang bisa membimbingnya ke sana kecuali Allah, Pemilik karunia yang sangat besar.