An-Naml
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
وَيَقُولُونَ مَتَىٰ هَـٰذَا ٱلْوَعْدُ إِن كُنتُمْ صَـٰدِقِينَ 71
(71) Dan orang-orang yang mendustakan itu berkata tentang kebangkitan dan kebenaran yang dibawa oleh Rasulullah, a seraya meminta agar azab segera menimpa, ﴾ مَتَىٰ هَٰذَا ٱلۡوَعۡدُ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ﴿ "Bilakah datangnya azab itu, jika memang kamu orang-orang yang benar." Ini merupakan kepicikan pikiran dan kebodohan mereka; sebab se-sungguhnya terjadinya azab dan waktunya telah ditangguhkan oleh Allah pada waktu yang telah ditetapkan dan telah ditetapkan berdasarkan ketetapanNya. Sehingga tidak menunjukkan ketidak-segeraanNya mewujudkan permintaan mereka. Sekalipun demi-kian Allah سبحانه وتعالى berfirman dengan nada mengingatkan mereka akan terjadinya apa yang mereka minta untuk disegerakan.