An-Naml
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
إِذْ قَالَ مُوسَىٰ لِأَهْلِهِۦٓ إِنِّىٓ ءَانَسْتُ نَارًا سَـَٔاتِيكُم مِّنْهَا بِخَبَرٍ أَوْ ءَاتِيكُم بِشِهَابٍ قَبَسٍ لَّعَلَّكُمْ تَصْطَلُونَ 7
(7) Maksudnya, ingatlah kondisi yang utama lagi sangat mulia ini dari kondisi-kondisi Nabi Musa bin Imran, yaitu pada permulaan mendapat wahyu, dan terpilihnya dia menjadi Rasul-Nya, serta pembicaraan Allah secara langsung kepadanya. Yaitu, setelah dia tinggal di negeri Madyan dalam beberapa tahun lama-nya, kemudian dia berjalan bersama keluarganya dari Madyan menuju Mesir. Ketika dia di tengah perjalanan, dia tersesat, dan pada saat itu dia berada dalam kegelapan malam yang sangat dingin. Maka dia berkata kepada mereka (keluarganya),"﴾ إِنِّيٓ ءَانَسۡتُ نَارٗا ﴿ "Sesungguhnya aku melihat api." Aku melihat adanya api dari kejauhan. ﴾ سَـَٔاتِيكُم مِّنۡهَا بِخَبَرٍ ﴿ "Aku nanti akan membawa kepadamu kabar darinya," tentang jalan, ﴾ أَوۡ ءَاتِيكُم بِشِهَابٖ قَبَسٖ لَّعَلَّكُمۡ تَصۡطَلُونَ ﴿ "atau aku membawa kepadamu suluh api supaya kamu dapat berdiang.' Maksudnya, kalian dapat menghangatkan badan. Ini menunjukkan bahwa Musa ter-sesat dan sudah sangat kedinginan dan begitu pula keluarganya.