An-Naml
Ini adalah terjemahan Tafsir as-Saʿdī sebagaimana diterbitkan IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca dari halaman-halaman situs itu. Situs itu tidak menyebutkan siapa yang menerjemahkannya maupun edisi cetak mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan ketentuan untuk mengambil teksnya, sehingga hak untuk menampilkannya belum diverifikasi. Belum ada yang membandingkannya dengan buku cetak, dan belum ada ulama yang meninjaunya. Setiap bagian berdiri di samping ayat-ayat yang diulasnya, yaitu teks Al-Qur’an dari Tanzil, ditampilkan sebagaimana adanya di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh situs itu berdiri bersama bagian sebelumnya, dan indeks menyebutkan setiap ayat semacam itu. Sabīl tidak menulis atau menerjemahkan satu pun darinya.
Teks darisaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil 2026-10-22
بَلِ ٱدَّٰرَكَ عِلْمُهُمْ فِى ٱلْـَٔاخِرَةِ ۚ بَلْ هُمْ فِى شَكٍّ مِّنْهَا ۖ بَلْ هُم مِّنْهَا عَمُونَ 66
(66) ﴾ بَلِ ٱدَّٰرَكَ عِلۡمُهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِۚ ﴿ "Sebenarnya pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (ke sana)." Maksudnya, sebenarnya pengetahuan mereka sangat lemah dan sangat kurang, dan belum menjadi keyakinan, tidak pula menjadi pengetahuan yang sampai ke dalam hati. Ini adalah tingkatan pengetahuan yang paling dang-kal dan paling rendah, lemah dan rapuh. Bahkan mereka tidak mempunyai ilmu walaupun sedikit. Dan s e s u n g g u h n y a ﴾ هُمۡ فِي شَكّٖ مِّنۡهَاۖ ﴿ "malahan mereka ragu-ragu tentangnya" maksudnya, (ragu-ragu) tentang akhirat itu, dan dengan adanya keraguan itu ilmu (penge-tahuan) menjadi sirna, sebab ilmu (pengetahuan) itu dengan semua tingkatannya tidak bisa bersatu dengan keraguan, ﴾ بَلۡ هُم مِّنۡهَا ﴿ "lebih-lebih lagi mereka darinya" maksudnya, dari akhirat, ﴾ عَمُونَ ﴿ "buta." Mata hati mereka telah buta darinya, dan di dalam hati mereka tidak ada keyakinan kepada kejadiannya, atau kemungkinan akan terjadi; bahkan mereka mengingkarinya dan menganggapnya tidak mungkin.